Gejala Diare Pada Anak Dan Mengobatinya

Diare tergolong penyakit yang disebut Preventable Death (kematian yang dengan mudah bisa dicegah) sebab sebenarnya diare bukan adalah penyakit berat. Sayangnya, sebab ketidaktahuan orangtua, anak bisa meninggal sebab telat diobati.


Diare alias mencret bisa diartikan sebagai tak jarangnya buang air besar lebih dari tiga kali dalam waktu 24 jam dengan kekentalan yang cair serta berjalan tak lebih dari seminggu. Ada diare akut, yaitu diare yang dialami empat hingga lima kali dalam satu tahun, ada juga yang disebut diare kronik, yaitu diare dimana anak mengalami diare, sembuh, lalu kemudian sebulan kambuh lagi. Kondisi semacam ini, biasanya ada hubunganya dengan kemiskinan serta tak lebih gizi dengan cara semakin menerus.

Anak pada usia dibawah satu tahun rentan terkena diare serta bisa mengdampakkan dehidrasi, faktor inilah yang bisa membahayakan nyawa sang anak. Tanda anak yang terkena diare serta dehidrasi antara lain:


  • Ubun-ubun sangat celong
  • Mulut serta lidah kering
  • Masa semacam masuk (celong)
  • Kulit perut bila dicubit semacam kertas (tidak kembali semacam semula,atau pulihnya lambat)
  • Tubuh lemas, kesadaran turun semacam tidur semakin, kepala sulit ditegakkan.
  • Pegang nadi ditelapak tanganya, lalu ditekan. Apabila denyut nadinya tetap keras, tetap aman. Apabila nadi telah lemah, maka hati-hati.

Untuk pertolongan pertama pada diare anak supaya tak hingga dehidrasi  adalah dengan memberbagi oralit pada anak. Setiap satu sachet oralit dilarutkan dalam200 ml air hangat, serta oralit hanya bisa dipakai selagi 24jam saja, bila telah lewat masa 24 jam, maka segera ganti dengan oralit yang baru. Bila kamu tak pernah membeli oralit, maka kamu bisa membikin cairan oralit itu sendiri, caranya adalah: larutkan satu sendok gula serta ½ sendok garam dalam 200 ml air hangat.

Mencegah terbukti lebih baik daripada mengobati, begitu juga dengan diare. Tutorial mencegah diare antara lain:

  • Memperbaiki sanitasi lingkungan.
  • Terdapatnya air bersih, apabila ingin lebih aman, sebaiknya konsumsi air mineral.
  • Jaga kebersihan alat makan anak, khususnya balita.
  • Orangtua sebelum mengerjakan kebutuhan anak,wajib cuci tangan dengan cara bersih terlebih dahulu.
  • Keseimbangan air anak juga butuh diperhatikan.
  • Pertidak sedikit konsumsi buah serta sayur.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Recent Posts

Label